Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts

Wednesday, April 13, 2016

Jabbal Hafeet Grand Mercure Al ain

Diatas hotel terdapat teropong yang bisa melihat ke bawah gunung
Assalamualaikum,.. Apa kabar sahabat Blogger?

Akhirnya nge blog lagi. postingan terakhir itu sekitar tahun 2014, dan sekarang sudah April 2016. Itu mati suri atau koma?Padahal Blog ini juga sudah memakai domain .com setahun yang lalu, hanya saja semangat untuk mengisi blog seakan berat karena terlalu banyak bersosialita di dunia nyata. Alhamdulillah dunia nyata atau maya asalkan masih bisa silaturahmi masih bisa menebar senyum dan kebaikan. Insha alloh.
Gambar ini diambil dari visit abudhabi. (credit)

Wednesday, May 8, 2013

Sakit Gigi Di Jogjakarta

Kalau saya senggang , biasanya saya suka melihat foto atau membaca. Karena sekarang lagi bosen baca , jadilah hari ini hari mengenang masa lalu.

Gak terasa ya, sudah sekitar lima tahun yang lalu, saat itu suami saya pulang dari Abu dhabi dan akan menjemput saya dan keluarga ikut. Saat itu saya yang katro ini belum pernah sekalipun naik pesawat :D.* Ketahuan deh :P

Suami saya juga memahami, anak-anak yang baru 5 dan kurang dari satu tahun, mungkin juga akan sedikit rewel. Waktu itu saya belum rajin ngeblog, jadi ga tahu harus tanya siapa tentang persiapan bayi atau balita naik pesawat.

Alhasil, saya samakan saja persiapannnya seperti akan mudik ke Garut dengan perjalanan sekitar 6-8 jam. Untuk sesi percobaan kami memutuskan untuk pergi ke Yogyakarta, dengan menggunakan pesawat. Saat itu suami yang urus semua dari tiket dan penginapan , Nah saya kebagian packing-packing. Suami saya adalah anak bungsu begitu juga saya. Hanya, karena mertua saya dekat sekali rumahnya dengan kami, jadi beliau sering kami ajak kemanapun kami pergi. Termasuk ke Jogjakarta ini. Beliau pun ikut serta.

Setelah tiket di tangan, dan semua persiapan matang. Kami pun berangkat dari Serang dengan menggunakan mobil Travel yang langsung ke Bandara, dimana mobil ini juga yang akan menjemput kami di Soekarno-Hatta jika pulang nanti.

Sunday, April 7, 2013

Let's Move On : There's no reason to get stuck

Sejak kecil,  saya bercita-cita sekolah setinggi-tingginya. Dalam akademik, nilai saya cukup baik, dengan selalu mendapat ranking tiga besar. Mimpi saat itu adalah menjadi seseorang yang bisa membahagiakan orang tua.Walaupun saya yakin perjuangan itu akan sangat berat, karena orangtua saya bukan dari kalangan keluarga berada. Impian saya yang lain, adalah naik pesawat dan pergi keluar negeri. Dan saat itu saya percaya bahwa dengan mempunyai gelar yang tinggi bisa membawa saya terbang ke luar negeri sebagai perwakilan negera.  Walau terlihat semu, tapi saya selalu yakin banyak jalan menuju Roma, banyak jalan yang bisa saya kerjakan untuk mewujudkan mimpi itu.

Waktu terus berjalan, Setelah menamatkan Sekolah Menengah Pertama, mimpi-mimpi saya seakan memudar. Saya harus melanjutkan sekolah keluar kota, dan tinggal bersama salah satu Kakak laki-laki. Dia lah yang  membiayai sekolah dan kehidupan saya.

Semua kenyataan itu membuat saya mengubah haluan. Tidak mungkin akan terus membebani Kakak saya yang baik hati itu untuk terus membiayai kehidupan, karena dia juga sudah berkeluarga. Setelah lulus SMK, saya memutuskan untuk bekerja, dari satu perusahaan ke perusahaan yang lainnya.

Keinginan meneruskan sekolah terbentur dengan jam kerja. Saya tidak bisa mengatur waktu, sekolah dan bekerja yang selalu berbenturan. Akhirnya saya hanya mengikuti beberapa kursus-kursus. setelah beberapa tahun bekerja, rupanya Alloh memberi takdir lain. Jodoh datang begitu cepat. Saya tidak bisa menolak kala seorang arjuna meminang untuk menjadikannya permaisuri di rumahnya.

Saat itu, atas dasar tidak mau merepotkan orang lain , saya memilih menikah. Apalagi calon suami adalah seorang yang baik dan merupakan pilihan hati. Selama mengarungi pernikahan, yang sangat saya syukuri adalah ternyata saya dan suami, sama-sama tipe orang yang mau bekerja keras untuk merubah nasib.

Suami terus berusaha bekerja sebaik mungkin, dan tentunya support terbesar selalu saya berikan padanya. Menjelang lima tahun pernikahan, suami diterima untuk bekerja di Luar negeri, tepatnya di Saudi. Saat itu kondisi tidak memungkinkan untuk membawa saya dan Zidan, anak semata wayang kami. Lalu suami pindah kerja ke Abu dhabi.

Mimpi saya menjadi kenyataan, siapa yang mau berusaha pasti akan ada jalan. Mungkin jalan untuk mewujudkan mimpi adalah dengan menikah. Lima tahun sudah  menetap di Abu dhabi. Mimpi saya telah terlewati. Bukan hanya naik pesawat dan pergi keluar negeri, akan tetapi Alloh memberi bonus lain yaitu sebuah KTP Abu dhabi.

Kesedihan akan pendidikan tinggi yang tidak tercapai, pelan-pelan terkikis oleh rasa syukur. Pendidikan memang penting. Tapi tanpa pendidikan formal kita masih bisa untuk meraih mimpi kita , asal terus berusaha. Untuk mengikis kesedihan tentang gelar yang tak pernah didapat. Saya sering mengikuti beberapa kelas Online. Memilih kelas menulis, salah satunya. Dengan kelas tersebut, beberapa tulisan saya nampang dalam beberapa media masa seperti disini. 

Merasa tidak mempunyai cukup bekal berupa bahasa Inggris dan Arab, tidak lantas membuat saya berkecil hati dan menjadi pribadi yang tertutup. Bahasa adalah sebuah ilmu learning by doing. Sebuah kepandaian yang harus terus diasah melalui praktek. Maka dari itu saya tidak malu untuk terus melatih kemampuan bahasa yang alakadarnya ini dengan mengikuti beberapa kursus bahasa Arab. Semua itu perlu proses, saya akui kesulitan pasti ada, dan selama ini saya cukup mudah berkomunikasi dengan orang lain , karena bahasa pengantar di Abu dhabi ini tetap memakai bahasa Inggris.

So, there's no reason to get stuck. Let's move on to create your dream.


Naik Kuda Pinky Yuk

Asikkk, Keke & Nai buat Give away, tapi sebelum ikutan, kita kenalan dulu yuk.

Tak kenal maka tak sayang kan, Keke dan Nai pasti tahu peribahasa itu.

Namaku Zidan usia 9 tahun, dan Adik aku, Kinan usia 5 tahun. Sebetulnya kita berdomisili di Abu dhabi jadi,  jarang jalan-jalan di Indonesia. Tapi kami punya tempat favorit loh, Jadi kalau mudik , biasanya kami sempatkan untuk berkunjung kesini saat kami sibuk main ke rumah saudara.

Namanya Gedung sate,tempat ini adalah, salah satu bangunan tertua yang dimiliki kota Bandung. Oiya, waktu Keke dan Nai ke Saung Udjo mampir kesini enggak?


Tepat di seberang Gedung sate, ada berbagai macam jajanan pasar. Terakhir kita kesana saat bulan puasa. Jadi banyak menu takzil yang tersebar disepanjang jalan . Tapi aku dan Kinan lebih suka naik kuda. Apalagi Kinan seneng banget waktu lihat kuda yang rambutnya Pink. "Karena seperti cerita Princess," katanya.


Kalau aku sih sukanya naik kuda ini nih, Si Coklat, Ye hawwww :D

Rumah Kita berdua kan di Cilegon, jadi waktu pulang kita bisa menyusuri jalan-jalan yang indah. Kadang kita juga berhenti di puncak untuk liat pohon teh yang hijau. 



Oleh-oleh dari Bandung, aku suka sekali penutup kepala khas sunda yang namanya, Bendo. 

Tuh kan, Kembaran sama papa aku :D

Eitttss satu lagi , Mama aku mau narsis juga katanya , ini dia

Ok deh Keke Nai, semoga kelak kita bisa berjumpa dan liburan bersama ya. Semoga Keke Nai diberikan kesehatan selalu untuk terus jalan-jalan, aamiin . Illaliko :)

1st Giveaway : Jalan-jalan Seru untuk Keke dan Nai

Tuesday, April 2, 2013

Review Lima Tahun Merantau Part --1

Lagi rame-rame review. Saya juga mau ikutan ahh .

Alhamdulillah, udah lima tahun. Ga kerasa ya, kata orang kalau kita merasa bahwa waktu cepat berputar,  itu artinya kita menikmati hidup ini. Alhamdulillah lagi, nikmat mana lagi sih yang saya dustakan dalam hidup ini.

Banyak yang saya dapati. Anak-anak bisa bersekolah dengan fasilitas yang diberikan perusahaan tempat suami bekerja. Saya pun bisa bertemu dengan sahabat baru dari berbagai belahan dunia. Eh, tak melulu enak pastilah ada dukanya. Cuma.., masih lebih banyak bahagianya dari pada dukanya.

Tak pernah bermimpi sebelumnya, saya bisa mengunjungi berbagai kota dan Gedung yang sebelumnya hanya saya lihat di televisi. Udah jarang juga foto-foto seperti waktu pertama datang kesini, kalau dulu selangkah cekrek, selangkah cekrek. Sekarang bukan udah bosen juga sih. Tapi mungkin udah ngerasa seperti rumah sendiri. Jadi foto-foto ini, stok lama, :D

Dari kinanti umur segini ,





Sampai sekarang udah sekolah :D