Wednesday, June 26, 2013

Musik Asyik Dari Hati Ke hati

Kumpulan Emak Blogger atau KEB mengadakan lomba Blog lagi? Ya alloh memang gak ada matinya KEB itu. Keren dan produktif. Sebagai member yang baik, tentunya kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan.  Apalagi tema kali ini soal musik.   Menurut saya bicara soal musik saat ini tak lepas dari Penyanyi,  syair lagu dan genre musik.
Penyanyi

Bicara musik, saya dibesarkan dengan musik daerah yang sangat kental. Sebagai orang jawa timur, Abah (Ayah saya) mempunyai musik dan lagu kesukaan yang konsisten, yaitu keroncong. Akan tetapi Abah juga orang yang sangat terbuka dengan kemajuan zaman, jadi saat saya perdengarkan lagu Bondan Prakoso yang berjudul keroncong Protol Abah juga langsung suka dan menjadikannya ringtone HP. (Ahaaa Si Abah Gaolll euy, hehe) .

Hampir separuh usia Abah dihabiskan di tatar sunda. Akan tetapi kesukaannya dengan lagu Jawa tetap melekat. Jadi tak heran setiap pagi saya selalu menyongsong hari dengan lagu Waljinah dan tetangga dengan lagu Sunda. Saya tidak pernah mencela, dan malah menikmati , karena mungkin sudah terbiasa sejak lahir mendengar kedua jenis lagu itu. Tetapi kadang  di kawasan padat penduduk tempat saya tinggal dulu, tetangga sering juga  menyetel lagu-lagu yang mereka suka.

Setiap saya bermain keliling kampung, dari rumah ke rumah pasti yang terdengar adalah musik yang berbeda-beda, dari musik dangdut, pop, tarling, cirebonan dan masih banyak lagi. Tetapi sebagai seorang yang lahir di Bandung, saya memiliki lagu favorit yang sampai saat ini melekat dalam hati. Walaupun saya sudah mengetahui dan mendengar berbagai jenis musik, lagu sunda menurut saya seperti membawa spirit yang berbeda, apalagi sejak saya merantau ke luar dari daerah sunda, jika mendengar suara seruling yang meliuk-liuk membuat saya terbawa pulang ke kampung halaman oleh Kang Kabayan, "Akang, Iteng pulang Kang." hihi

Musik, itu tidak jauh dari alat musik, berbagai alat musik dari traditional sampai modern memiliki peran penting dalam menciptakan harmonisasi sebuah lagu. Piano, gitar, drum, bass, ukulele dan lain sebagainya mempunyai peran penting dalam terciptanya sebuah musik itu sendiri.
Credit
Sejak kecil yang saya tahu orangtua saya tidak pernah membaca buku parenting, dan tidak tahu manfaat dan bahaya musik dan lagu apa yang tidak boleh untuk anak-anak. Akan tetapi saya tidak pernah diberi pengaruh buruk oleh lagu-lagu yang Abah perdengarkan. Lagu-lagu Waljinah adalah lagu mengenai sosial dan universal, jadi saya rasa anak-anak juga tidak masalah saat mendengar lagu itu.
Lirik  dan Genre

Masa SMP selera musik saya sudah mulai terkontaminasi dengan musik melayu dan Pop, walau saya juga masih menyukai Lagu anak-anak seperti Enno Lerian, Dea Ananda, Bondan Prakoso, dan Susan-Ria Enes.

Sekarang saya berfikir, beruntung sekali saat saya kecil, karena masih ditimang-timang dengan banyak pilihan lagu anak-anak, puluhan lagu anak beredar setiap bulannya. Saya masih ingat saat Chanel TV hanya ada TVRI, setiap ,minggu ada acara yang sangat dinanti yaitu Album Minggu Kita, bahkan TVRI menayangkan Album minggu Anak khusus untuk anak-anak. Setelah ada RCTI, saya juga masih menikmati acara Tralala Trilili yang dipandu Agnes Monica dan Indra Bekti. Rasanya anak-anak dan dewasa mempunyai ruang yang berbeda saat itu dan sesuai porsinya. Sekarang??

Anak-anak seakan bingung untuk memilih musik untuk mereka, musik dewasa dan anak-anak bedanya tipis sekali, mungkin ini PR bagi musisi yang peduli dengan musik anak-anak. Tetapi sebetulnya kita atau saya sebagai orang tua masih bisa loh memilah musik yang baik untu anak-anak kita. You tube, ya You tube menurut saya adalah jawaban. Kita bisa menunjukan berbagai lagu anak dimasa lalu agar anak matang pada usia yang pas. Angin segar juga sedikit terasa saat Umay seorang penyanyi cilik yang lucu hadir dengan berbagai lagu anaknya yang bermanfaat. Kebetulan, karena anak saya bersekolah di International school Prancis lagu-lagunya beragam, dari mulai head shoulders knee and Toes , aluetta, dan masih banyak lagi.

Soal selera, mungkin karena sejak kecil sering mendengar lagu yang bermacam-macam, saya jadi mudah menerima pelbagai jenis musik, dan saya termasuk orang yang sangat mengikuti trend . Bahkan saya menyukai aliran Ska yang pernah hits saat itu dengan grup band Tipe-X, atau saat regee mulai tenar di Indonesia saya juga menikmati. Tetapi tetap saja selera musik saya hanya sampai di Slow rock, seperti I don't want Miss a thing nya Aerosmith, dan rocker juga manusia milik candil. Untuk Rock asli, sampai saat ini saya masih tidak bisa menikmatinya.

Bagi saya, musik dan alat musik merupakan komponen yang tidak bisa dipisahkan. Kemajuan  dari masa ke masa sangat pesat, begitu pula alat musik. Khasanah musik dunia terus berkembang dan bertambah setiap waktu. Tapi apa sih musik itu?

Arti musik menurut wikipedia adalah suara yang disusun sedemikian rupa hingga menjadi sebuah lagu yang mengandung keharmonisan yang bisa juga dihasilkan dari sebuah benda.  Jika mengingat riwayat hadirnya musik dan pengertiannya, sepertinya semua sepakat, bahwa musik telah ada sejak zaman dahulu kala. Apalagi jika dilihat dari segi arti pada zaman dahulu , orang-orang sudah sering kali menciptakan beragam suara baik itu untuk meyatakan kegembiraan atau dalam berbagai ritual keagamaan. Konon musik telah tumbuh pada zaman Homo sapien. Berdasarkan peninggalan sejarah yang menjadi bukti keberadaan musik yang saat itu masih terbatas pada pengungkapan emosi, baik itu bahagia ataupun duka.

Perkembangan musik tiap negara juga berbeda-beda. Jika di Eropa lebih berkembang musik-musik Poprock mungkin karena nenek moyang mereka sangat menyukai semangat dan antusiasme tinggi. Berbeda dengan negara timur tengah, dalam masa kejayaan Islam, Timur tengah mempunyai dua pendapat yang membuat musik diperdebatkan kebolehannya. Akan tetapi, bukan berarti membuat musik itu sendiri menjadi punah, dengan tidak di halalkannya musik yang berasal dari bunyi benda-benda perkembangan musik beralih pada suara. Banyak penyair yang mengucapkan kata-kata mereka menjadi sebuah lagu, atau yang sering disebut Syair. Pada masa kejayaannya, Syair sangat populer, banyak pesan yang tertanam dari penggalan-penggalan Syair yang dilagukan oleh penyanyinya. Suara mereka indah dan syarat makna. seiring perkembangannya, di Indonesia lebih terkenal dengan Nasyid.

Suara indah tanpa bunyi alat musik juga sudah menjadi daya tarik yang sangat Indah, karena mengandung harmonisasi yang sempurna. Dan yang pasti bila kita bermusik dengan hati, menyanyikan sebuah lagu dengan hati, maka niscaya akan sampai juga kehati. Seiring usia yang semakin bertambah dan adrenalin bermusik yang mungkin melemah, sekarang saya lebih menyukai musik-musik lembut dan syarat makna. Mengapa syarat makna, karena kadang saya bisa tersentuh dan terinspirasi dengan sebuah syair lagu yang saya dengarkan. Seperti lagu Bidadari Syurga milik Alm. Uje, saya sangat terdorong untuk menjadi isteri yang lebih baik lagi, saya ingin menjadi bidadari surga seperti yang Uje utarakan dilagunya. Sejak mempunyai anak, saya tidak lagi sering mendengar lagu dewasa di depan mereka. Saya ingin yang mereka dengar hanyalah lagu anak-anak. Dan kalaupun mendengarkan, maka lagu-lagu dengan lirik bermanfaatlah yang saya perdengarkan. Seperti lagu Opick, Sholawat, dan masih banyak lagi lagu dengan lirik indah.
Blog Competition

13 comments:

  1. wah, isinya keren. jadi minder. Hiks hiks

    semoga kita sukses dalam lomba ini, Mak ^^

    ReplyDelete
  2. Ternyata musik memang bisa menyentuh semua kalangan yaaa... karena musik memang memiliki jenis/ragam yang sangat banyak :)
    Gudlak utk kontesnya ya Mak :)

    ReplyDelete
  3. Aku kurang bisa menikmati ska, Mak. Tapi utk boyband dan girlband malah bisa kunikmati... hahaha. Ini efek krn keseringan dengar anakku nyanyiin lagu2 baoyband/girlband :)

    ReplyDelete
  4. Aku juga suka lagu-lagu opick, liriknya menyentuh banget. Setuju deh sama mba, memang sebaiknya anak-anak harus mendengar lagu-lagu anak atau lagu-lagu yg mendekatkannya dengan Sang Pencipta :)

    ReplyDelete
  5. Sayang banget ya sekarang banyak anak yang nyanyinya lagu dewasa

    ReplyDelete
  6. ngomongin waljinah saya suka lagu keroncongan apalagi mendengarkan secara live :)btw, sukses ya kontesnya...

    ReplyDelete
  7. Ngomongin Ibu Waljinah, kok saya pengen ndengerin Beboyo ing Margo

    ReplyDelete
  8. Mohon izin untuk ikutan GA mengenai SIM ya,semoga belum terlambat..salam :-)

    Nama : BlogS Of Hariyanto
    URL : http://hariyantowijoyo.blogspot.com/2013/06/persahabatan-berbuah-sim-gratisan.html

    maaf, saya meninggalkan jejak komentar di sini, karena di artikel yang satu komentar saya tidak bisa muncul...terimakasih....salam :-)

    ReplyDelete
  9. Selamat pagi Mak Hana, trimakasih sudah berpartisipasi di dalam lomba menulis blog “Musik Yang Asyik”, ya. Sukses selalu untukmu dan kita semua. ☺
    Saleum.

    ReplyDelete
  10. wah... sama sekali gak ngerti soal musik. tpi kalo sukanya saya suka musik2 sendu... :)

    ReplyDelete
  11. salah satu kandidat pemenang nih mbak :) maaf ya baru bisa bw

    ReplyDelete
  12. saya juga suka keroncong, langgam jawa, campursari. lagu sunda sengan suara kecapi atau suling yang merdu itu saya juga suka. trus instrumentalia spt kenny g dan yiruma juga suka...hehehehe

    ReplyDelete
  13. Berada di luar negeri jadi berasa ya mbak musik lintas negara :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan berkomentar dengan sopan, dan lucu *loh

dan jika berkenan dengan nama dan alamat Blog yang benar
Supaya memudahkan saya untuk bersilaturahmi kembali.ke Blog Kamu