Friday, June 7, 2013

Menyemai Cinta Sahabat


Dari Nu’man bin Basyir r.a., Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka adalah seumpama satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.” (Hadist riwayat Muslim)

Tentu sebaris hadist di atas sering kita dengar. Akan tetapi kata hanya kata dalam mengaktualisasikan tentu bukan hal yang mudah. Dalam bersahabat banyak sekali aral merintang yang dilalui agar bersahabat selalu adem, tentram dan baik-baik saja. Jangankan bersahabat dimana dua orang yang bukan hanya berbeda darah tetapi juga berbeda latar belakang, dalam hubungan persaudaraan pun banyak sekali kesulitan dalam beradaptasi.


Tetapi, bukankah hati manusia diciptakan dari segumpal darah yang lembut. Jadi banyak cara untuk saling menyemai cinta, melunakan hati saat amarah sedang merajai. Sejak lulus SMP saya sudah pergi mejauh dari orangtua untuk menuntut ilmu, lalu bertemu sahabat baru, lalu setelah SMU melanjutkan bekerja dan bertemu sahabat baru pula.

Dengan seringnya berpindah tempat bukan berarti sahabat lama harus kita lupakan. Tetapi kita harus merasa beruntung karena dengan begitu teman dan sahabat kita akan terus bertambah. Tetapi bukan berarti tidak ada kendala. Terkadang dengan seringnya berpindah-pindah, jarangnya bertemu, prasangka-prasangka diantara sahabat pasti timbul, seperti misalnya, "Mungkinkah, sahabat kita sudah lupa, karena sudah mempunyai sahabat lain? " Atau karena jarak yang memisahkan frekuensi bertemu pun makin berkurang, dan jika terus diikuti , sangat besar kemungkinan persahabatan yang sudah terjalin porak poranda begitu saja, apalagi bila menimbulkan permusuhan. Bukahkah, mempunyai seorang musuh saja akan terasa menyiksa kehidupan kita!

Di sini, di rantau orang, saya pun memiliki sahabat yang baru empat tahun terjalin. Dia adalah tetangga dekat saya, yang sangat saya sayangi. Dengan dialah saya sering berkeluh kesah. Sahabat yang sering mengajak saya dalam kebaikan. Mengaji, membuat handmade, bahkan memasak. Alhamdulillah sejak kecil Alloh selalu mengirimkan sahabat yang baik yang membawa dalam kebaikan. Tetapi bukan berarti dengan memiliki sahabat baru, saya melupakan sahabat lama.

Ada beberapa langkah yang selalu saya lakukan dalam menyemai cinta dengan sahabat :
  • Teknologi saat ini sangat canggih, untuk sahabat-sahabat yang dipisahkan jarak, saya selalu menyempatkan bertanya kabar , dan selalu saling mendoakan. 
  • Dalam persahabatan, saya tidak terlalu mencampuri usuran "dapur" masing-masing. Apalagi, jika  terlalu mencampuri urusan pribadi.
  • Bersahabat bukan berarti kita bisa mengatur sahabat kita dalam mengambil keputusan, saya hanya akan memberi masukan jika diminta.
  • Dikarenakan sudah bersahabat lama, tetapi jangan lupa, kita harus terus bersikap sopan dan santun. Apalagi jika sahabat kita berusia lebih tua, maka jangan sampai kita memperlakukannya seperti pada adik atau anak kita.
  • Kadang kita merasa karena bersahabat, maka sahabat kita kaan selalu menerima candaan kita, tetapi jangan lupa, sahabat juga mempunyai hati yang kita tidak pernah tahu isi nya. Kadang mungkin mereka sedang lemah, sedang bermasalah, maka kontrolah bercanda kita, dan
  • Jikapun saya terlalu over saat bercanda, saya selalu cepat meminta maaf.
  • Minta maaf itu sangat penting dalam sebuah hubungan, baik persahabatan atau hubungan lain. Karena kita tidak pernah tahu setiap kata yang terucap akan melukai perasaan atau tidak.
  • Saling berkirim makanan, atau hadiah dengan sahabat yang dekat.
  • Terakhir saya  selalu saling mengingatkan dalam kebaikan. Saling menambah keimanan dan membawa pengaruh postitif.
“Bukankah sahabat yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-geriknya teringat mati."


Yuk Menyemai Cinta

17 comments:

  1. Sukses ya... aku belum punya ide mba Hana.... hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe ini tadi lagi lewat idenya jadi langsung tulis nanti lupa :D

      Delete
  2. Langkah-langkahnya bagus sekali mbak Hana. Persahabatan akan terus terjalin dengan langkah2 itu.

    Terima kasih partisipasinya, sudah tercatat sebagai peserta.

    ReplyDelete
  3. menyemai cinta antara hati ke hati butuh perjuangan, keluh kesah setiap perjalanan pasti ada..nice share mbak :), insyaallah bermanfaat.

    ReplyDelete
  4. Nice post, Mbak Hana! Memiliki sahabat baru, tak berarti kita dapat begitu saja melupakan sahabat lama. Justru sahabat lama tetap harus dipertahankan dan dijalin silaturrahminya yaaa. Memiliki banyak sahabat, di mana pun kita berada, menandakan kita adalah pribadi yang hangat dan diterima oleh masyarakat. Sepakat dengan langkah2 yang Mbak Hana tuliskan.

    Eh iya, sukses untuk ngontesnya yaaa. Mak Hana keren ih, rajin sangat ikut GA. Two thumbs up! Sukses selalu! :)

    ReplyDelete
  5. tips2.. Keren tu.., pasti sesuai pengalaman.... :)

    Sukses GA nya ya... :)

    ReplyDelete
  6. Mak Hana, persahabatan itu lebih indah dari apapun, memiliki sahabat di mana-mana, salah satu keuntungan untuk kita. *Klo lagi jalan-jalan, mampir aaach, sembari silaturahmi sembari ngadem dan istirahaat, heheee....

    Tipsnya keren untuk menyemai persahabatan itu.

    Salam
    Astin

    ReplyDelete
  7. Wau cara menyemai cinta dengan sahabat cukup menarik..
    Suka dibagian akhirnya..
    “Bukankah sahabat yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-geriknya teringat mati."

    Sukses dengan GAnya

    ReplyDelete
  8. Sangat bermanfaat.
    Sahabat sahabat selalu dan selamanya :)
    *Jadi inget sahabat SMK dulu :d

    ReplyDelete
  9. thanks tipnya.. sangat bermanfaat sekali..

    Salam Blogger,
    Menyemai Cinta

    ReplyDelete
  10. datang berkunjung...
    tips menyemai cinta dengan sahabat yang tokcer banget. setuju banget sama isinya... :)

    ReplyDelete
  11. Sukaa dengan langkah-langkah menyemai cintanya.. :)

    Sukses ya mba.. :D

    ReplyDelete
  12. assalamualaikum mbak hanna...
    salam kenal, sebenarnya saya udah main ke blog ini saat kak keke dan naima bikin ga waktu itu..saya penasaran dengan koment mbak yang namanya hampir sama dengan ku dibelakangnya yaitu "sugiharti" lalu saya baca baca blognya...begitu surprise lagi ketika mendapati kebetulan yang satu lagi anak perempuan mbak hana namanya "kinan" sama dengan anakku yang nama panjangnya sebenarnya Ghina Artya Kinanthi...panggilan kesayangan saya buatnya "kinan"....
    betapa kebetulan yang menurut saya masyallah dan subhanllah banget..waktu itu saya coba koment waktu kinan naik kuda poni di bandung saat itu pake smarthphone entah kenapa susah banget untuk koment dan gagal melulu...akhirnya waku berlalu sampai saya jarang bw lagi..nah ini weekend pas libur kerja dirumah disempatkan mampir disini dan koment..maaf yah mbak komentnya panjang..ingin kenalan aja kok panjang yah hehehe...
    semoga sukses kontesnya mbak :)
    salam buat si cantik kakak kinan yah...:)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan berkomentar dengan sopan, dan lucu *loh

dan jika berkenan dengan nama dan alamat Blog yang benar
Supaya memudahkan saya untuk bersilaturahmi kembali.ke Blog Kamu