Showing posts with label Tulisan di Koran & Majalah. Show all posts
Showing posts with label Tulisan di Koran & Majalah. Show all posts

Wednesday, October 23, 2013

Majalah Ummi

Penampakan di Majalah Ummi
Masih inget jalan-jalan saya ke mesjid terbesar di UAE tahun lalu di Travel Dreamer yang mengajak serta mertua. Nah tulisan perjalanan ke mesjid itu saya tulis dengan penuh semangat untuk di kirimkan ke media yaitu Republika. Mungkin saya ini tidak tahu malu atau apa, karena mengirim langsung pada media yang sudah besar dan terkenal. Tapi satu yang sering membuat saya bangga tentang diri saya, yaitu penyakit overload PD. Saya cuek saja saat mengirim, dimuat alhamdulillah kalau enggak ya .. ya ga mungkin fikiran saya waktu itu . (tuh kan Kumat)

Monday, September 16, 2013

Pesta Cinta


Oleh-oleh mudik kemarin sangat menyenangkan. Di rumah saya mendapati beberapa bingkisan hasil lomba, dan sepertinya beberapa media juga memberi majalah tanda terbit. Wahh senangnya bisa baca-baca gratisan.

Bahkan baju lebaran hasil saya mengikuti GA juga ada, lebaran jadi gak beli baju deh.. Enggak juga beli tetep harus haha

Dari beberapa majalah gratisan itu lagi-lagi ke tiga kalinya ada tulisan saya di POTRET, tulisannya udah mulai lupa yang mana, karena saya kalau kirim suka dilupakan supaya saya enggak berharap. Tapi ternyata owh ternyata diterbitkan juga , seneng dong karena saya mulai menyukai narsisisasi .

Setelah dilihat-lihat file yang lalu ini OPINI lengkap tulisan yang terbit di POTRET itu. Pengirimannya sama ke Potret.ccde@gmail.com.

Perempuan Bijak dan Kritis selalu menulis

 


Menulis untuk POTRET sangat menyenangkan, karena Pak Tabrani sebagai pengasuh dan Pemred POTRET sangat mengerti dan selalu menampung keluh kesah perempuan yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Setiap minggu ada topik yang dibahas, dan kita bisa mengirimkan OPINI apapun tentang perempuan, ke potret.ccde@gmail.com.

Sebetulnya tak ada trik khusus agar sebuah tulisan kita dimuat di media, menurut saya hal yang perlu dimiliki adalah modal nekat dan semangat. Setelah mempunyai kenekatan untuk mengirimkan sebuah tulisan harus juga disertai riset dan fakta yang pasti kebenarannya, tidak boleh tebak-tebakan dan bisa dipertangungjawabkan kebenarannya (jika menyangkut sebuah fakta) berbeda bila hanya opini semata.

Sunday, April 28, 2013

Majalah Sekar


Tepat dihari kartini, 21 April 2013 saya dikasih kado istimewa oleh Alloh. Kabar dari seorang mak Haya yang memotretkan tulisan saya di Majalah Sekar. Tulisan tentang saya dan komunitas Bunda Ruwais yang memuat cerita tentang semangat belajar dari teman-teman Sesama perantau yang masih semangat mencari ilmu, ditengah kesibukan mengurus rumah tangga.

Guru saya yang di foto tersebut kebetulan melihat tag foto dari Mak Haya, dan dia berkomentar. Saya pikir dia akan marah karena fotonya saya pajang. Dimajalah pula, nggak tahunya eh dia cuma pengen tahu cerita dan apa yang saya tulis. Setelah saya jelaskan ternyata dia senang sekali. Sampai-sampai foto ini di jadikan status FB-nya dan disana dia menuliskan:

"

تم نشر صورتي مع طالباتي في مجله خاصه للجالية اﻻندونيسية في الخارج .. في اندونيسيا ..أحب احكيلكم اني صرت مشهوره :) ههههههههههههههه
"
Artinya : Gambar diterbitkan oleh murid-murid saya di sebuah majalah khusus untuk masyarakat Indonesia di luar negeri .. Di Indonesia .. Saya suka,  saya menjadi terkenal :) (Hahahahahahahah)

Ternyata dia juga suka narsis , dia bilang "jangan lupa bawain saya majalahnya , saya mau lihat ."

 Hmm oke deh Safaa al Aasi nanti mudik saya bawakan Insya alloh.

Sabarrr :D

Monday, February 18, 2013

Catatan Perjalanan

Bagi penyuka tantangan ekstrim dan beradrenalin tinggi, Padang Pasir Liwa menjadi pilihan yang tepat. Lebih tepat lagi jika mengunjungi salah satu padang pasir terbesar di dunia ini saat musim dingin, yakni pada bulan Desember hingga April.

Liwa terletak di Uni Emirat Arab. Persisnya di barat daya ibukota Abu Dhabi dan di sisi utara padang pasir kosong tak bertuan, The Empty Quarter. Liwa yang biasa disebut Rub Al Khali, juga merupakan padang pasir untuk menuju perbatasan Arab Saudi dan Oman. Dari Abu Dhabi, jaraknya 220 kilometer atau sekitar tiga jam dengan kendaraan roda empat.

Off Road di Gurun Liwa.

Pada musim dingin, padang pasir yang dulu disebut Bu Fallah ini menjadi objek wisata terfavorit. Selain menikmati hamparan dan bukit-bukit pasir yang tidak berbatas, wisatawan juga bisa berkemah, off road, naiki unta, motor cross, balon udara dan berbagai hiburan lainnya. Semuanya tersaji penuh pesona diiringi pergantian hari yang sangat menakjubkan.
Menjelang sore, pengelola tempat wisata akan mendirikan tendatenda untuk wisatawan. Di saat ini jugalah kita bisa menyaksikan kebesaran Sang Pencipta, mengubah siang menjadi malam. Sesaat sebelum matahari terbenam sempurna di..


Ingin tahu lebih lengkap catatan perjalanan ini.. terusannya ada di Tabloid Prioritas. Emak-emak yang mempunyai catatan perjalanan indah , dan dapet honor seperti saya , bisa dikirimkan ke  Hauraziba@yahoo.com. good luck ya :D

Monday, February 4, 2013

Opini Pertama

Mendengar kabar pagi tadi saya sedikit terkejut. Rasa senang dan sedikit tidak percaya melingkupi. Tapi setelah saya cek ke pak tabrani selaku redaktur potret ternyata memang tulisan saya tentang opini perempuan menulis "nyantol " di majalah POTRET diatas. wah senangnya. ALhamdulillah..

Semoga POTRET membuka jalan untuk saya terus meyuarakan hati perempuan lewat opini yang saya sebar di media. Ingin tahu isinya beli POTRET nya ya :D

Monday, January 14, 2013

Hati-hati pemberian Anti biotik pada balita

Tulisan tentang Antibiotik yang dimuat di Jawa pos




Beberapa tahun yang lalu saat saya baru saja menginjakan kaki di perantauan ini, saya merasa heran. Saat masuk ke ruangan dokter untuk memeriksa balita yang kala itu sakit flu yang lebih dari tiga hari.

Saat menunggu antrian saya melihat berbagai poster yang di tempel, seperti pada klinik-klinik lainnya. Pandangan saya tertuju pada sebuah gambar yang besar , disana diperlihatkan seorang tubuh manusia yang isinya hanya obat obat dan obat sehingga dari ujung rambut sampai kaki terisi penuh dengan obat.

Saat tiba giliran saya, saya masuk dan berkonsultasi. seperti dokter pada umumnya. Lalu dokter hanya memberi nasihat untuk memberi balita saya minum yang banyak, buah-buahan dan makanan yang sehat lainnya. Kami pulang dengan tangan hampa. karena dokter berkata Anti biotik itu tidak sembarang di berikan. Jika hanya flu pada balita itu hal yang wajar. Dokter juga memberi tahukan tips-tips lain untuk menghadapi flu pada anak.

Hanya satu obat panas yang saya bawa pulang saat itu , itu pun jika nanti dia demam tinggi. Tak ada anti biotik dan obat lainnya. Pengalaman ini berbeda dengan saat saya di indonesia. Berbagai macam obat seperti vitamin, antibiotik dll di berikan pada saya. Alhasil jika pulang dari dokter saya seperti habis sale obat .

Friday, December 21, 2012

Kala si bungsu Menangis

Mendapat karunia anak kedua setelah si sulung berusia lima tahun membuat saya tergagap melakukan penyesuaian. Saya terbiasa mengasuh anak laki-laki. Sesuai kecenderungan umum laki-laki, Muhammad Zidan (9 tahun) lebih dominan menggunakan akal ketimbang perasaan. Saya dengan mudah mengasuhnya, meski dengan perbendaharaan informasi yang standar.