Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, December 22, 2013

Ibu, Cinta Tanpa Akhir

Emak
Aku hanya ingin bertanya
Apakah Tuhan tak memberimu amarah?

Emak
Aku ingin bertanya
Apakah engkau keturunan bidadari?

Monday, September 16, 2013

Kacida

Anjeunna

Kacida

Aya basa anu kakantun, wanci abdi ningal socana
Berat pisan nyandak hate anu dipatri ku anjeuna
saha anu kersa nyimpen rasa anu kacida
kedah kamana ngintuna
kedah kasaha ngawiatna

teu aya basa teu aya lampah
duka dugi ka iraha 
duka dugi kamana
Berat nedana berat nyuhunkeunana
 

Saturday, July 27, 2013

Puisi yang terlambat

Katanya hari ini hari puisi
akupun menyadarinya
Sebetulnya tak pandai juga aku berpuisi
hanya pernah sekali menjadi juara

tapi ,
puisi itu menurutku dari hati
puisi itu bukan menang atau kalah 
puisi itu dari hati
dan setiap puisi dan hasil karya
pasti punya nilai tersendiri 
bagi penciptanya. 
Akhirnya aku berpuisi walau terlambat.

Ramadhan indah ini terasa cepat berlalu
kadang aku berlari
kadang aku terseret
kadang aku menengadah
Tapi tak jarang juga aku pongah

Aku jauh Kau tetap dekat
Aku dekat Kau memeluk erat
Aku berpaling Kau tetap menyapa
Aku menjauh Kau selalu mengikuti

Maha besar kasih-Mu
Membuatku malu dan bersimpuh
Ampunilah Khilafku
Terimalah amal ibadahku
Sampaikanlah usiaku hingga ramadhan datang di tahun depan

Aamin Ya Robbal Alamin

Sunday, July 1, 2012

Anakku



Anak adalah Anugerah terindah yang pernah kumiliki.
kehadirannya mengubah hari-hariku menjadi sangat berarti.
Tangis dan tawa menghiasi duniaku.
emosi dan canda tak luput dari liku hidupku.
tapi aku bahagia menjadi seorang hawa.
memberi nyawa ditiap detak jantung buah hatiku.
teteplah bersinar dalam hidup ku anakku.
didunia dan akhiratku.