Katanya hari ini hari puisi
akupun menyadarinya
Sebetulnya tak pandai juga aku berpuisi
hanya pernah sekali menjadi juara
tapi ,
puisi itu menurutku dari hati
puisi itu bukan menang atau kalah
puisi itu dari hati
dan setiap puisi dan hasil karya
pasti punya nilai tersendiri
bagi penciptanya.
Akhirnya aku berpuisi walau terlambat.
Ramadhan indah ini terasa cepat berlalu
kadang aku berlari
kadang aku terseret
kadang aku menengadah
Tapi tak jarang juga aku pongah
Aku jauh Kau tetap dekat
Aku dekat Kau memeluk erat
Aku berpaling Kau tetap menyapa
Aku menjauh Kau selalu mengikuti
Maha besar kasih-Mu
Membuatku malu dan bersimpuh
Ampunilah Khilafku
Terimalah amal ibadahku
Sampaikanlah usiaku hingga ramadhan datang di tahun depan
Aamin Ya Robbal Alamin